Tuesday, September 24, 2013

"Pembukaan Penilaian Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Barat"

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) Kota Depok menggelar acara pembukaan penilaian lomba posyandu tingkat Provinsi Jawa Barat di Aula Balaikota Depok lt.1, Senin (23/09/2013). Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Depok Idris Abdul Somad, Asisten dan Kepala OPD terkait se-Kota Depok, dan Ibu-Ibu Kader PKK se-Kota Depok.

Penilaian itu sendiri dilakukan oleh tim penilai dari Provinsi Jawa Barat. Tim penilai terdiri dari tujuh orang diantaranya merupakan tim posyandu tingkat provinsi.

Untuk perwakilan lomba posyandu tingkat provinsi ini, Depok mengirimkan satu tim yaitu Posyandu Markisa yang berada di RW 06, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji. Sebelum penilaian berlangsung, tim penilai melakukan kunjungan ke Kelurahan Tanah Baru dan Kecamatan Beji terkait wilayahnya yang terpilih dalam perlombaan tersebut.

Dalam penilaiannya, dilakukan wawancara antara tim dari provinsi dengan beberapa pihak yang bersangkutan mengenai lomba posyandu wilayah Depok. Penilaian ini  digolongkan menjadi empat bagian, yaitu kelompok kelembagaan, kelompok kesehatan, kelompok tim penggerak PKK, dan kelompok perencanaan.

Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad memberikan apresiasi yang tinggi kepada kader-kader PKK se-Kota Depok terkait kinerjanya dalam menjalankan tugas, terutama dalam kegiatan posyandu. “Perlu diberikan penghargaan kepada ibu-ibu yang telah bersedia menyisihkan waktunya guna memajukan kegiatan PKK di wilayah Depok. Seperti yang kita ketahui, setiap tahun selalu mengalami peningkatan dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Idris menambahkan, di wilayah depok sendiri terdapat 985 posyandu dari 887 RW dengan jumlah kader 9507 orang. Kegiatan yang dilakukan masing-masing posyandu sangat membantu warga sekitar. “Posyandu yang sudah ada selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan tersebut yaitu dalam hal kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana (KB), imunisasi, gizi, serta pencegahan dan penanggulangan diare,” ujar Idris Abdul Shomad.
 

No comments:

Post a Comment