Tuesday, September 24, 2013

"Surabi Goen-Goen Depok, Surganya Penyuka Surabi"

RAGAM surabi dari yang manis hingga gurih beraneka topping tersedia di kedai ini. Tak kurang dari 113 jenis surabi ditawarkan dengan harga bersahabat, siapa yang tidak tergoda?
Belum begitu banyak jajahan kuliner di kawasan Cinere, Depok, namun setidaknya keberadaan Surabi Goen-Goen turut memperkaya destinasi wisata kuliner di daerah yang berbatasan dengan Jakarta ini. Kedai yang ukurannya cukup luas ini berada di Jalan Cinere Raya. Lokasinya tidak jauh dari kantor Samsat Cinere.

Surabi Goen-Goen memang masih terhitung pemain baru dalam bisnis panganan ini ketimbang surabi lain yang masih berada di wilayah Cinere maupun Depok. Kendati begitu, soal rasa boleh diadu.

”Bahkan kalau hari libur, semua bangku penuh terisi baik oleh keluarga maupun kalangan pelajar dan mahasiswa,” ucap Gunawan, pemilik Surabi Goen-Goen.

Terlebih ada live music yang menghibur setiap hari. Tersedia berbagai jenis pilihan surabi. Mulai dari surabi manis hingga gurih (asin). Padahal sewaktu awal dibuka, kedai ini hanya menawarkan 60 jenis surabi. Menurut Gunawan, surabi miliknya tak jauh beda dengan surabi kebanyakan. Hanya, keunggulannya terletak pada saus yang amat variatif yakni 10 macam. Ada rasa durian, moka, nanas, blueberry, kacang, saus pelangi (dengan tiga rasa), dan sebagainya.

Sementara jenis rasa surabinya juga beraneka, sebut saja surabi pandan, merah, surabi cokelat, dan surabi ali yang dalam satu porsi terdapat empat surabi mini. Jika ingin bernostalgia dengan surabi tempo dulu, sebaiknya pilih surabi dengan gula aren dan kelapa. Surabi klasik yang tidak neko-neko. Keunikan lain, pengunjung diberi pilihan untuk tambahan topping di antaranya mayones atau es krim.

Surabi Goen-Goen seakan menabrak pakem surabi manis dengan turut menghadirkan menu surabi gurih. Ya, di sini ada surabi pizza yang topping-nya daging sapi atau hanya sayuran. Juga ada surabi pedas dengan topping ayam, abon, kornet, telur, bahkan oncom. Surabinya cukup tebal, kenyanglah jika ingin hanya icip-icip.

Surabi dengan topping durian misalnya. Duriannya benar-benar terasa. Bukan rasa essens semata. Aromanya pun cukup tajam. Rupanya yang digunakan memang durian monthong. Pantas saja. Surabi legit bercampur dengan saus durian yang manis lagi harum. Ini cara baru menikmati durian. Sementara pada topping cokelat juga digunakan cokelat asli. Teksturnya kental dan bukan sekadar saus cokelat, dengan rasa manis yang pas.

Harga yang dibanderol untuk aneka surabi ini tidaklah mahal. Mulai dari Rp6.500. Agaknya Gunawan telah melakukan riset terlebih dulu berkaitan dengan daya beli masyarakat sekitar Cinere.

”Kalau saya menaikkan lagi harganya, bakal banyak yang protes. Maka itu, mending untung sedikit, tapi pembelinya banyak,” sebut pria kelahiran 8 Mei 1977 tersebut.

Kalau direken-reken, harga surabi di tempat ini masih lebih murah ketimbang di tempat lain. Wajar saja pembeli surabi di tempat ini tidak pernah surut. Tak heran, hanya dalam kurun waktu empat bulan, Gunawan telah balik modal. Kesuksesan outlet di Cinere yang baru berusia satu tahun ini mendorong Gunawan membuka outlet baru di Bojong Sari, Sawangan, yang rupanya juga mendapat respons positif dari pengunjung.

Selain surabi, juga ada panganan lain yang lebih ”berat” seperti steak, burger, pasta, dan sup. Minuman juga bervariasi. Yang paling favorit fruity soda. Juga ada minuman yang baru diluncurkan dengan perpaduan cincau: cokelat cincau, cappuccino cincau, dan stroberi cincau. Kedai Surabi Goen-Goen bisa memuat sekitar 100 pengunjung atau lebih.

Di samping meja dan kursi, juga ada meja lesehan. Makan di sini dijamin tidak bikin kantong cekak. Harga makanan dibanderol Rp6.500 - Rp35 ribu, sedangkan minuman Rp2.000 - Rp16 ribu Sayang, jasa pesan antar masih sebatas kawasan Cinere dengan nilai pesanan minimal Rp50 ribu. 


No comments:

Post a Comment

Post a Comment